🐶 Rekor Muri Senam Bedincak
KepolisianResor (Polres) Belitung Timur akan menggelar lomba senam bedincak pada Kamis (24/10/2019) dalam rangka target memecahkan rekor MURI. (24/10/2019) dalam rangka target memecahkan rekor MURI. Jumat, 26 November 2021; Cari. Network. Tribunnews.com; TribunnewsWiki.com; TribunStyle.com; TribunTravel.com; TribunWow.com; TribunNewsmaker
SelaianKanwil Bangka Belitung, Satker LPP Pangkalpinang dan LPKA Pangkalpinang juga turut ambil bagian dalam lomba Bedincak Piala Kapolda ini. Dan rencananya nanti pada tanggal 18 November akan dilaksanakan kegiatan senam Bedincak se- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memecahkan Rekor MURI Senam Massal Bedincak serempak 100.000 orang
Dr Phil. Idhamsyah Eka Putra raih penghargaan dari MURI. Sumber : UPI YAI. VIVA - Sivitas Akademika Universitas Persada Indonesia Y.A.I patut berbangga, karena salah satu Dosen Tetapnya, yaitu Dr. Phil. Idhamsyah Eka Putra, atau biasa dipanggil Bang Idham, pada hari Kamis, 21 Juli 2022 memperoleh penghargaan bergengsi dari Museum Rekor-Dunia
Rumahisolasi hingga RS di Kota Tangerang mulai terisi pasien COVID-19. Selasa, 25 Januari 2022 8:33
RekorMURI Senam Ibu dan Bayi - detikHealth. Share 0 Tweet 0 Share 0 Whatsapp 0 Telegram 0. Jakarta - Rekor MURI Senam Ibu dan Bayi di Mall of Indonesia Kelapa Gading Jakarta pada Sabtu 1 Agustus 2009.
PolresBangka Selatan menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi dalam rangka Senam Bedincak di Kabupaten Bangka Selatan
. FotoFerly Aditya PANGKALPINANG, BABEL – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Belitung Rivai mengapresiasi upaya Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Istiono beserta jajarannya dalam memprakarsasi dan menggelorakan Senam Bedincak ke seluruh kabupaten/kota, dari tingkat Polsek, Polres maupun Polda. Bahkan Senam Bedincak terus ditularkan ke sekolah, instansi pemerintah serta masyarakat umum. “Pak Kapolda menjalin kerjasama dengan Pemprov Babel untuk menjadikan Senam Bedincak menjadi bagian yang tak terpisahkan dari budaya Provinsi Babel. Maka langkah-langkah yang kita buat pertama kita aransemen lagunya karena pada dasarnya ini tari bedincak kemudian untuk diubah menjadi senam bedincak maka musik pengiringnya kita harus aransemen ulang dan gerakan-gerakannya pun harus yang bernuansa senam,” ungkap Rivai. Tak hanya itu, dikatakan Rivai, Kapolda bersama Gubernur Erzaldi Rosman ingin mewujudkan Rekor MURI Senam Bedincak dengan memecahkan rekor peserta senam terbanyak se-Indonesia. Untuk mewujudkan Rekor MURI perlu kerja sama dan koordinasi yang baik karena untuk rekor sebelumnya dipecahkan oleh Provinsi Gorontalo dengan jumlah peserta 75 ribu. “Kemarin kita kalkulasi baru diangka 54 ribu, lalu kami koordinasi dengan Pak Kapolda untuk tunda sebentar kita angkat menjadi 100 ribu. Maka pelibatannya kalau kemarin hanya SMA maka kita akan kejar sampai TK, SD hingga perguruan tinggi serta masyarakat umum itu akan menyentuh lebih dari 100 ribu. Kepingan CD itu sudah didistribusikan hingga ke pelosok dan dalam waktu dekat kita akan action untuk memperoleh Rekor MURI,” katanya. Gubernur Erzaldi Rosman menginstruksikan agar Pemecahan Rekor MURI Senam Bedincak ini diselenggarakan di pantai-pantai dan dikemas semenarik mungkin agar menjadi sebuah event yang memiliki nilai jual. Rivai menjelaskan, Senam Bedincak sebagai bagian dari budaya karena setiap aktivitas atau peninggalan apapun itu ketika memiliki manfaat untuk orang banyak maka diranahkan itu menjadi bagian dari budaya. Apalagi Senam Bedincak merupakan gabungan dari seni tradisi dan olahraga yang dipadukan sedemikian rupa ketika ditampilkan memberi manfaat serta melahirkan rasa kegembiraan. “Budaya itu hasil cipta manusia dari kata budi dan daya, budi adalah luhur dan daya adalah upaya jadi budaya adalah upaya yang luhur. Seninya masuk dan olahraganya masuk dan disitu ada kegembiraan memberi dampak gemira. Lomba senam bedincak Piala Kapolda Babel menjadi pintu masuk untuk menuju yang lebih luas lagi dan menyasar ke nasional,” katanya. Rivai pun mengtakan bahwa bisa saja Senam Bedincak masuk dalam kalender event Bangka Belitung asalkan dibuat menjadi event tahunan dan diselenggarakan dengan menarik agar dapat mengundang wisatawan. “Pariwisata identik dengan event. Event tersebut dikemas sedemikian rupa, itu menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menarik wisatawan untuk berkunjung. Yang kedua untuk menghitung lama tinggal wisatawan yang seharusnya hari ini pulang karena ada event Senam Bedincak jadi pulangnya besok jadi menambah untuk menginap di Babel,” ujarnya. Rivai berharap Rekor MURI Senam Bedincak menjadi sayap yang terus dikembangkan agar bisa diakui secara nasional sehingga menjadi potensi baru bagi Bangka Belitung dalam menarik kunjungan maupun sebagai media promosi Bangka Belitung ke luar daerah. Wakapolda Bangka Belitung Kombes Pol Slamet Hadi Supraptoyo mengatakan, Senam Bedincak menjadi kebanggaan masyarakat dan menjadi nuansa baru dalam warna budaya Bangka Belitung. Senam Bedincak bisa menjadi aset untuk disuguhkan dan dipamerkan kepada daerah lainnya. Untuk itu, diharapkan kepada semua masyarakat ikut bangga menggelorakan dan mempromosikan Senam Bedincak hingga ke pelosok nusantara. Senam Bedincak juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahmi dan bisa mempersatukan masyarakay Bangka Belitung sehingga tidak terpecah usai Pemilu lalu. Untuk itu Slamet mengajak masyarakat agar menggelorakan Senam Bedincak dan bisa membuktikan bahwa masyarakat bisa bersatu dalam satu misi dan tujuan. “Untuk itu bangka Belitung wajib bangga dan wajib mempromosikan bedincak,” katanya. Irwan/BBR lokalSosialPangkalpinangTari Bedincak
Peserta Senam Bedincak, Yuslih Ingin Cetak Rekor MURI BELITUNG - Sebanyak peserta senam bedincak ditargetkan akan mencetak rekor MURI dengan peserta senam terbanyak pada 18 November 2019 mendatang. Hal itu dikatakan Bupati Belitung Timur Yuslih Ihza pada pembukaan Lomba Senam Bedincak di Halaman Mapolres Beltim, Kamis 24/10/2019. Pencetakan rekor MURI ini diharapkan mampu menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan masyarakat khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. "Penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan seni budaya Bangka Belitung. Mari jadikan senam bedincak ini sebagai kebanggaan kita semua," ajak Yuslih sembari menekankan akan terus mendukung kegiatan positif ini. Senam bedincak terinspirasi dari Tari Bedincak khas Bangka Belitung yang dimodifikasi menjadi gerakan sederhana. Senam ini bisa diikuti oleh semua kalangan, mulai dari anak kecil hingga orang tua. Setiap peserta diharuskan menggunakan aksesoris khas daerah, seperti kain pinggang, pengikat kepala, dan aksesoris lainnya. Sehingga selain menjadi ciri khas, juga sebagai sarana mengenalkan budaya lokal Belitung Timur khususnya.
PALEMBANG - Sebanyak 600 lebih peserta senam ikut memeriahkan upaya pengajuan rekor Museum Rekor Indonesia MURI senam cuci tangan yang digelar dalam rangka pelaksanaan ARSSI Health Sumsel Expo, Sabtu 10/6/2023. GM Bisnis Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel MF Ririen Kusumawardhani mengatakan, masyarakat antusias ikut senam. Selain masyarakat umum, senam cuci tangan ini juga dihadiri oleh Satgas covid Palembang, BBKN Sumsel dan kakak asuh FKD Sumsel. Kegiatan ini adalah rangkaian ARSSI Health Sumsel Expo hari kedua yang diisi dengan kegiatan olahraga kemudian dilanjutkan dengan kegiatan hiburan yakni Arssi got talent. "Rekor senam cuci tangan selama ini belum ada sehingga kita ajukan dan jadi yang pertama kalinya, hasilnya sekitar dua minggu kemudian baru tahu dan semoga bisa membuat rekor baru tersebut," kata Ririen. Dalam kegiatan senam cuci tangan ini ada penjualan tiket yang hasil penjualannya didonasikan untuk kegiatan pengentasan stunting di Palembang dalam program semesta mencegah stunting. "Hasil donasi sudah diserahkan untuk pencegahan stunting di kecamatan Kalidoni yang diserahkan pada 11 penerima yakni enam anak dan lima ibu hamil," ujar Ririen. Kecamatan Kalidoni merupakan kecamatan ketiga yang sudah disalurkan penyerahan bantuan telur untuk program semesta mencegah stunting. Tribun Sumsel dan Sriwijaya Post masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menjadi kakak asuh untuk bersama-sama mengentaskan stunting. Ririen menjelaskan alur penyerahan donasi kakak asuh ini yakni kakak asuh mendonasikan dua telur setiap hari untuk satu anak selama enam bulan. Kemudian puskesmas mengkoordinir semua posyandu penerima telur lalu posyandu mendistribusikan telur untuk adik asuh dan ibu hamil. Bagi masyarakat yang ingin menjadi kakak asuh masih terbuka peluang tersebut dengan bersama mencegah stunting agar membantu tumbuh kembang anak optimal di masa emasnya. Informasi terkait kakak asuh bisa menghubungi Sulistiana 085758391011. tnf
rekor muri senam bedincak