🔮 Cara Menyimpan Keris Yang Benar

Namunjika disimpan di ruangan, maka Anda harus memberi sirkulasi udara yang cukup agar tidak lembab dan merusak kualitas semen. Beri Alas. Cara menyimpan jenis bahan bangunan semen selanjutnya yaitu memberikan alas di bagian bawah tumpukan sak. Fungsinya yaitu untuk menjaga semen dari air yang bisa membuat semen menjadi keras. Tidaklah sedikit di antara kita yang menyimpan keris atau pusaka menjadi satu bersama-sama dengan pakaian di dalam lemari. Malahan terkadang tempat tersebut dengan sengaja di beri dengan bunga-bunga dengan maksud agar timbul aroma wangi. Dan menurut penulis, cara seperti ini sabenarnya tidaklah baik jika di lakukan. Mengingat bunga yang di CaraMerawat Keris, Memandikan, Memelihara dan Menyimpan Keris Pusaka - Seringkali dijumpai, karena sangat sayang dan ingin menghargai apa yang bersifat antik seperti keris umpamanya. Di situlah banyak orang yang dirasa secara berlebih-lebihan, mengenai cara mereka memelihara maupun menyimpan kerisnya itu. Tidak sedikit di antara mereka menyimpan kerisnya dicampur menjadi satu . tempat dengan pakaiannya. Malahan [] Penggantian bagian komponen kelengkapan Keris, seperti deder (gagang Keris), warangka (sarung Keris), mendak, pendok atau komponen lainnya yang membuat ghaib Keris tidak berkenan, hal itu bisa diupayakan dengan memasang kembali komponen-komponen aslinya atau mengganti dengan komponen lain yang kira-kira bisa membuat ghaib Keris berkenan. KBRN Jambi : Cara penyimpanan beras yang keliru bisa menyebabkan bahan pangan ini dihinggapi kutu. Menurut Singapore Food Agency, telur kutu pada dasarnya sudah ada ketika beras masih berupa padi. Hanya saja, keberadaan kutu semakin jelas ketika padi sudah diolah CaraMenyimpan Beras Yang Benar, Sebagai ibu rumah tangga, pasti sangat geram jika menemukan beras mengundang adanya kutu. Kalau tidak diimbangi dengan cara menyimpan beras yang benar bisa berakibat f. Search. Trending Search ; Penawaran Spesial; Top Sembako; 0. Rp 0. Menu. Search. Trending Search ; Penawaran Spesial; Jarakantara keris dan muka Anda kurang lebuih 30 - 40 centimeter. Atur nafas Anda dengan menarik nafas dalam, kemudian hembuskan. Lakukan berulang sampai Anda merasa Tenang. Jika Sudah mulai merasa tenang, sekarang Pejamkan Mata Anda. Selanjutnya Fokuskan pikiran anda ketengah bilah keris yang Anda tempelkan pada tangan kiri. TipsMenyimpan Madu Yang Benar by fithri_nugrahani Menyimpankeris pusaka tidak boleh sembarangan, ada tata laku tertentu supaya tuah yang ada di dalamnya tidak hilang ataupun pudar. Simaklah video di atas ya . Cara menyimpan sayuran dengan benar dapat membuat sayuran tidak cepat busuk dan tetap segar. Apabila kualitas bahan makanan sudah buruk sejak penyimpanannya, maka kandungan nutrisi yang ada didalamnya pun dapat menurun. Agar menjaga kualitas sayuran tersebut, kamu dapat melakukan beberapa cara untuk menyimpan sayuran. Cara Menyimpan Sayuran Cara menyimpan sayuran dapat kamu kelompokkan berdasarkan dengan jenisnya. Hal tersebut dikarenakan setiap jenis sayuran memiliki waktu penyimpanan yang berbeda. Ingin tahu caranya? Berikut beberapa cara menyimpan sayuran yang dapat kamu coba agar sayuran tetap segar dan tidak mudah busuk. 1. Kembang Kol Sumber Pexels Cara menyimpan sayuran seperti kembang kol sangat mudah. Menurut Sweetwater Organic, cara untuk menyimpan kembang kol adalah dengan membungkusnya menggunakan plastik atau membiarkan kembang kol pada plastik dari tempat penjualnya dan menyimpannya di laci tak dengan sisi menghadap ke atas. Sehingga, bagian kepala dari kembang kol tidak mengumpulkan uap air. Jaga agar bagian kepala tetap utuh hingga kamu siap untuk menggunakannya. Alasan mengapa kembang kol tidak disarankan untuk disimpan dengan cara dipotong karena hal tersebut mempengaruhi daya tahan kembang kol tersebut. Kembang kol yang utuh biasanya akan jauh lebih tahan lama dibandingkan yang telah dipotong. Masa simpan kembang kol biasanya sekitar lima hingga tujuh hari dalam lemari es. Apabila di suhu ruangan ketahanannya hanya dua hari. 2. Brokoli Sumber Pexels Dilansir dari situs Self, brokoli adalah salah satu sayuran musim dingin yang biasanya akan lebih tahan lama apabila disimpan dalam suhu yang dingin. Suhu yang lebih hangat akan membuat brokoli lebih cepat membusuk. Cara menyimpan brokoli adalah dengan menutup bagian atasnya menggunakan tisu basah di dalam lemari es agar kondisi brokoli tetap dingin dan segar. Sama dengan kembang kol, masa simpan brokoli sekitar satu minggu bila disimpan di lemari es. Namun, bila brokoli disimpan pada suhu ruangan maka akan lebih cepat membusuk. Artikel terkait Cara Membuat Petisi Online Dengan Mudah, Tapi Harus Ekstra Hati-hati 3. Jamur Sumber Pexels Cara menyimpan jamur dengan baik bukan menggunakan kantong plastik. Melainkan menggunakan kertas yang kemudian disimpan dalam lemari es. Mengapa demikian? Karena jamur memiliki kadar air yang sangat tinggi, ketika air menguap maka ia akan terperangkap di dalam kantong plastik dan menyebabkan jamur menjadi berlendir dan busuk. Penggunaan kertas akan lebih baik karena memungkinkan jamur untuk bernafas. Apabila kamu ingin menyimpan jamur, akan lebih baik jika jamur tersebut dalam kondisi tidak dicuci terlebih dahulu, karena hal tersebut hanya akan meningkatkan resiko jamur membusuk lebih cepat. Masa simpan jamur di suhu ruangan adalah dua hari, sedangkan bila di dalam lemari es tahan hingga satu minggu. 4. Selada Sumber Pexels Kamu punya stok selada dan bingung cara menyimpannya? Kamu harus mengetahui terlebih dahulu bahwa selada membutuhkan kelembaban agar tetap segar selama mungkin. Cara menyimpan selada adalah dengan menggunakan kantong plastik. Selada yang ingin kamu simpan cukup kamu masukan ke dalam plastik. Untuk menjaga kesegaran selada, kamu perlu mencuci selada-selada tersebut lalu jangan lupa untuk dikeringkan. Setelah dikeringkan, masukkan selada ke wadah berlubang dan simpan dalam lemari es. Selada dinilai sebuah sayur yang sangat awet jika kamu menyimpannya dengan benar. Sayur tersebut akan bertahan hingga sepuluh hari jika kamu menyimpannya di lemari es. 5. Wortel Sumber Pexels Wortel merupakan sebuah sayuran yang dinilai tahan lama. Bila disimpan dengan baik, wortel dapat bertahan hingga dua minggu. Untuk menyimpan wortel, cara yang kamu lakukan adalah dengan menyimpannya pada tempat yang sejuk, gelap dan kering seperti lemari es. Cuci terlebih dahulu wortel-wortel yang akan kamu simpan, bila telah selesai, keringkan wortel tersebut dan bungkus menggunakan plastik atau kertas. Setelah selesai dibungkus, masukkan wortel tersebut kedalam lemari es. Artikel terkait 10 Cara Merawat Jeans Agar Awet dan Tidak Cepat Pudar 6. Kubis Sumber Pexels The Nordgren dari Whole Foods Market menjelaskan bahwa cara menyimpan kubis dengan baik adalah dengan menyimpannya dalam lemari es dengan kondisi tidak dipotong hingga kubis tersebut akan digunakan. Akan lebih baik jika kubis tersebut dilapisi dengan plastic wrap terlebih dahulu. Namun, apabila kamu ingin menyimpan kubis yang telah dipotong, masukkan terlebih dahulu kubis tersebut kedalam kantong plastik atau tempat yang tertutup rapat. Jika kamu menyimpan kubis pada suhu ruangan, maka sayur tersebut akan tahan hingga tiga hari saja. Sedangkan bila disimpan dalam lemari es, kubis bisa tahan hingga dua minggu. 7. Jagung Sumber Pexels Jagung adalah sayuran yang akan tahan lama apabila disimpan dalam keadaan kering. Simpanlah jagung tanpa melepaskan kulitnya, hingga kamu siap untuk memasaknya. Dilansir dari Taste of Home, tempat yang tepat untuk menyimpan jagung adalah lemari es, karena apabila disimpan dalam suhu ruangan bonggol jagung akan berubah menjadi seperti bertepung. Apabila jagung disimpan dalam suhu ruang maka jagung akan bertahan hingga tiga hari. Sedangkan jika disimpan dalam lemari es, jagung akan tahan hingga satu minggu. 8. Kentang Sumber Pexels Seperti umbi-umbian, kentang termasuk kedalam sayuran yang awet dan tahan lama. Namun, jika tidak menyimpannya dengan benar struktur kentang dapat rusak sehingga timbul bercak-bercak kehijauan atau yang dikenal dengan solanin. Solanin dapat muncul jika kentang terpapar cahaya terlalu banyak dan dalam waktu yang lama. Simpan kentang dengan kondisi kotor atau sesuai dengan kondisi aslinya. Apabila disimpan dalam kondisi telah dicuci, maka akan ada kelembaban yang menempel pada kulit sehingga membuat kentang mudah busuk. Jangan lupa juga untuk menyimpan kentang pada tempat yang gelap dan kering. Artikel terkait 6 Cara Memasak Sayuran Agar Gizinya Tetap Terjaga 9. Kacang Panjang Sumber Pexels Kacang panjang dapat kamu simpan dalam kulkas. Biasanya, kacang panjang dapat bertahan hingga satu minggu jika disimpan dalam lemari es. Tekstur yang cenderung renyah dan keras pada kacang panjang menjadikan sayuran ini termasuk sayuran yang tahan lama. Sebelum menyimpan di lemari es, cuci terlebih dahulu kacang panjang hingga bersih. Kamu juga dapat memotongnya dan menyimpan kacang panjang dalam sebuah tempat plastik. Bila disimpan dalam suhu ruangan, kacang panjang dapat bertahan tiga hingga lima hari. 10. Bayam Sumber Pexels Bayam adalah sayur yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Didalamnya terkandung banyak vitamin yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Cara menyimpan bayam yang benar adalah dengan memisahkan terlebih dahulu daun bayam yang sudah rusak dengan yang masih bagus. Setelah itu, cuci bayam dibawah air mengalir. Jangan lupa untuk keringkan bayam terlebih dahulu sebelum disimpan agar tidak lembab. Lembabnya permukaan bayam setelah dicuci akan mengakibatkan bayam cepat layu dan membusuk. Simpan bayam di lemari es dengan menggunakan kantong yang terbuat dari kertas atau wadah yang kedap udara. Bayam biasanya akan tahan hingga sepuluh hari apabila disimpan dalam lemari es. Demikian informasi mengenai cara menyimpan sayuran berdasarkan jenisnya agar tidak cepat membusuk. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari tahu bagaimana cara menyimpan sayuran dengan benar. Baca juga 6 Cara Menenangkan Hati Menurut Islam yang Layak Dicoba Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Mandiri Maupun Informal 10 Makanan Fermentasi Khas Korea yang Lezatnya Bikin Nagih Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android. Jakarta Cara menyimpan obat yang benar perlu untuk dipahami agar tidak sembarang meletakkan obat tersebut. Pasalnya, obat yang diletakkan dengan sembarang dan penyimpanan obat yang kurang tepat ternyata dapat berpengaruh terhadap kualitas dan keefektifannya. Obat akan berdampak buruk terhadap kesehatan kamu jika cara menyimpan obat yang benar tidak kamu perhatikan dengan baik. Wujud dari obat pun bermacam-macam, beberapa diantaranya yakni obat padat, obat yang berwujud kapsul, dan obat sirup. Perbedaan wujud ini yang membuat setiap cara penyimpanannya berbeda walaupun tidak siginifikan. 8 Manfaat Habbatussauda yang Jarang Diketahui, Bisa Untuk Turunkan Berat Badan 5 Beda Alergi Obat dan Efek Samping Obat, Kenali Gejalanya 6 Kesalahan Saat Minum Obat yang Berbahaya bagi Kesehatan Selain perlu memahami cara menyimpan obat yang benar, kamu juga perlu untuk mengetahui bagaimana cara membuat obat yang sudah kadaluwarsa. Pasalnya, seseorang kerap membuat obat yang sudah kadaluwarsa ini secara sembarangan. Alat medis ataupun obat memang memikiki cara sendiri ketika dibuang agar tidak disalahgunakan. Kebanyakan orang memilih kulkas untuk menyimpan obat, namun rupanya kulkas bukan tempat yang tepat untuk menyimpan obat. Oleh sebab itu penting untuk kamu memahami cara menyimpan obat yang benar agar tidak mengurangi kualitas dan efektivitas obat tersebut. Berikut merangkum dari berbagai sumber tentang cara menyimpan obat yang benar dan perlu dipahami, Senin 2/11/2020.Ilustrasi Mengonsumsi Obat-Obatan Credit menyimpan obat yang benar perlu untuk kamu perhatikan. Pada umumnya, setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda. Ada obat yang membutuhkan suhu kamar sekitar 25 dearajat Celcius untuk penyimpanannya, namun ada juga obat yang membutuhkan suhu dingin dibawah 10 derajat Celsius untuk penyimpanannya. Penyimpanan di suhu yang berbeda dapat menyebabkan kerusakan komposisi obat di dalamnya. Kamu dapat mengonsultasikan tempat penyimpanan obat-obat tersebut pada apoteker tempat Anda membeli obat-obat tersebut. 1. Hindari Menyimpan di Kamar Mandi Cara menyimpan obat yang benar untuk obat padat yang pertama yakni adalah menghindari menyimpan obat padat di kamar mandi. Menyimpan obat di kamar mandi tidak disarankan, namun tak sedikit orang yang meletakkan kotak P3K di kamar mandi. Kamar mandi merupakan tempat yang lembab, terutama jika kamu sering menggunakan pemanas air. Air hangat yang menguap akan membuat daerah di sekitarnya juga menjadi semakin lembab dan berair, ditambah panas yang tinggi juga akan berpengaruh terhadap kualitas obat. Oleh karena itu, sebaiknya pasang atau letakkan kotak P3K di tempat yang kering dan sejuk. 2. Jangan Menyimpan di Dalam Mobil Cara menyimpan obat yang benar yang selanjutnya untuk obat padat yakni jangan menyimpan obat padat tersebut di dalam mobil. Mobil merupakan tempat dengan perubahan suhu yang sangat cepat. Apalagi setelah mobil diparkirkan di bawah matahari, biasanya kamu akan langsung mengatur pendingin agar bisa menghilangkan hawa panas. Ketika terkena paparan suhu yang berbeda, bahan kimia aktif dalam obat pun dapat berubah dalam bentuk molekul-molekul yang akan berpotensi mengakibatkan terurainya obat. Uraian inilah yang nantinya membuat obat menjadi kurang manjur. Jika ingin efektif, sebaiknya kamu menyimpan obat dalam sebuah tas atau kantung khusus dan masukkan ke dalam tas yang kamu bawa sehari-hari. 3. Jangan Memindahkan Obat Dari Bungkus Aslinya Cara menyimpan obat yang benar selanjutnya untuk obat pada yakni jangan memidahkan obat dari bungkus aslinya ke tempat lain. Wadah penyimpanan obat yang dijual di pasaran kerap dipilih untuk menyimpan obat karena sangat membantu bagi kamu yang harus menjalani pengobatan setiap hari. Sebaiknya kamu tidak memindahkan obat padat dari bungkus aslinya. Pasalnya ada beberapa obat yang tidak boleh dipindahkan ke wadah lain, salah satunya obat yang mengandung nitrat seperti obat untuk sakit jantung. Nitrat merupakan salah satu komponen dalam obat yang berfungsi untuk meningkatkan aliran darah dan oksigen ke jantung serta melebarkan arteri dan vena di dalam tubuh. Nitrat bisa menguap ketika terpapar oleh oksigen, dampaknya akan membuat obat yang kamu konsumsi tidak dapat bekerja dengan baik. 4. Jauhkan dari Jangkauan Anak-anak Cara menyimpan obat yang benar agar jauh dari jangkauan anak-anak penting untuk diperhatikan. Pasalnya, anak-anak kerap mengganggu obat-obat yang menurutnya terlihat menarik karena warna obat yang unik. Biasanya, anak-anak memiliki rasa penasaran yang tinggi, bukan mustahil jika nantinya si kecil tertarik dengan warna-warni obat lalu mulai membukanya dan memasukkannya ke dalam mulut. Hal ini tentunya bisa berakibat fatal pada kesehatan Menyimpan Obat Sirup yang BenarIlustrasi obat batuk sirup iStockphoto via Google ImagesSelain obat padat yang perlu diperhatikan cara menyimpannya, obat sirup juga perlu untuk diperhatikan. Obat sirup berbeda dengan obat tablet / kapsul. Obat sirup yang belum digunakan dapat disimpan dan dipakai hingga masa expired yang tertera pada kemasan. Namun obat sirup yang sudah dibuka segelnya memiliki masa pakai yang berbeda-beda. 1. Tulis Tanggal saat Obat Pertama Kali Dibuka Cara menyimpan obat yang benar untuk obat sirup yang pertama yakni menulis tanggal saat pertama kali obat tersebut dibuka. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, obat sirup yang belum digunakan dapat disimpan dan dipakai hingga masa expired yang tertera pada kemasan. Namun obat sirup yang sudah dibuka segelnya memiliki masa pakai yang berbeda-beda. 2. Simpan Pada Suhu Ruangan 25-30 derajat celcius Cara yang harus diperhatikan selanjutnya yakni menyimpan obat sirup pada suhu ruangan 25-30 derajat celcius. Namun ada beberapa obat sirup yang mungkin perlu untuk disimpan di kulkas. Oleh sebab itu, sebaiknya sebelumnya kamu bertanya saat membeli obat. 3. Jangan Menyimpan di Dalam Freezer Cara menyimpan obat yang benar selanjutnya yakni jangan menyimpan obat di dalam freezer. Sebaiknya simpan obat di tempat kering dan terlindungi dari sinar matahari langsung. 4. Tutup Botol dengan Rapat Cara menyimpan obat selanjutnya yang harus diperhatikan adalah menutup botol obat sirup dengan rapat. Hal tersebut tentunya agar kualitas obat sirup tetap terjaga dan tidak mudah Membuang Obat KedaluwarsaIlustrasi obat batuk mengetahui bagaimana cara menyimpan obat yang benar, selanjutnya kamu juga perlu memerhatikan bagaimana cara membuang obat kedaluwarsa. Obat-obatan yang dibuang ke dalam toilet akan larut dalam air dan mencemari sungai, danau, dan persediaan air bersih. Membuang obat kedaluwarsa di tempat sampah juga dapat membahayakan lingkungan, dan masih dapat ditemukan oleh anak-anak, hewan peliharaan dan bahkan orang dewasa yang sengaja ingin menyalahgunakan obat-obatan. 1. Titipkan Obat Kedaluwarsa Kepada Instansi Resmi Kamu bisa mengumpulkan obat-obatan yang sudah tak terpakai. Setelah agak banyak, bawa ke instansi resmi terdekat, seperti pabrik obat, apotik, rumah sakit, atau kantor polisi yang bertanggung jawab untuk menangani pembuangan obat secara resmi. Pihak-pihak tersebut akan melakukan pemusnahan rutin terhadap stok obat yang sudah kedaluwarsa. Setelah dikumpulkan, obat-obatan kedaluwarsa ini akan dibakar untuk melindungi lingkungan sekitar dari pencemaran obat. 2. Membuang Sampah Obat di Rumah Jika tidak ada instansi resmi di sekitar lingukungan rumah kamu, kamu bisa membuang obat-obatan tersebut di tempat sampah dekat rumah kamu dengan memerhatikan beberapa hal - Pertama, campur obat-obatan namun jangan menggerus tablet maupun membuka isi kapsul dengan substansi menjijikan, misalnya sampah makanan, debu, kotoran hewan peliharaan, atau ampas kopi. Salah satunya, hal tersebut bertujuan agar menghalangi orang-orang asing yang mungkin sengaja mencari obat untuk mereka gunakan sendiri. - Kedua, masukkan campuran sampah tersebut ke dalam tempat khusus seperti wadah kedap udara atau zip-top namun jangan gunakan kantung plastik kresek untuk menghindari kebocoran, dan taruh wadah tersebut di tempat sampah. - Ketiga, sebelum membuang botol obat atau kemasan obat kosong lainnya, selalu rusak tampilan fisiknya. Cabut atau coret stiker kemasan yang berisi data pribadi kamu, jika ada, dan gunting kemasan karton untuk membuatnya sulit dibaca. Hal ini bertujuan untuk mencegah pemalsuan kemasan atau isi ulang ilegal. 3. Membuang di Toilet Cara membuang obat kedaluwarsa selanjutnya yakni membuang obat kedaluwarsa di toilet. Beberapa obat resep yang mengandung zat yang dikendalikan, seperti opiat fentanyl, morfin, diazepam, oxycodone, buprenoprhine tidak boleh dibuang langsung ke dalam tempat sampah, karena metode ini mungkin masih memberikan kesempatan bagi anak atau hewan peliharaan untuk secara tidak sengaja menelan obat-obatan tersebut. Ada baiknya untuk teliti kembali sebelum benar-benar membuang beberapa obat-obatan lainnya seperti obat-obatan kemoterapi, yang dimana dilengkapi dengan petunjuk pembuangan khusus beserta lokasi dimana kamu harus membuangnya. Jika tidak dapat menemukan tempat pembuangan resmi, direkomendasikan untuk membuang obat-obatan seperti di atas dengan mengguyurnya ke dalam toilet segera setelah mereka tidak lagi digunakan. Beberapa tenaga pelayanan kesehatan dan ilmuwan tampak kurang setuju dengan metode ini atas alasan keamanan lingkungan. Namun, FDA berargumen bahwa obat-obatan seperti ini bisa berakibat sangat fatal hanya dengan satu dosis saja bagi orang awam yang tidak seharusnya mengonsumsinya. * Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan. foto TikTok/kak_atiey - Masakan bisa jadi tambah lezat lantaran beragamnya bumbu yang digunakan. Selain bumbu yang segar, zaman sekarang pun sudah banyak bumbu kemasan bisa didapat di pasaran. Meski sudah ada bumbu kemasan yang praktis, namun beberapa orang tetap menggunakan rempah-rempah untuk memperkuat rasa masakan. Umumnya masakan tradisional khas Nusantara pakai bumbu rempah alami yang bikin rasanya begitu nikmat di lidah. Salah satu bumbu rempah yang sering dipakai adalah serai. Rempah satu ini sering jadi bumbu pada pada hidangan soto, tongseng, sambal matah, dan masih banyak lagi. Bukan hanya sekadar membuat rasa makanan lebih enak, serai ini punya khasiat untuk kesehatan, lho. Dilansir dari serai mengandung sejumlah zat dan antioksidan yang dapat bekerja buat jaga pencernaan lebih sehat, menstabilkan kolesterol dan gula darah, meningkatkan imun, dan lain-lain. Pantas saja serai tak hanya bisa jadi bumbu masakan, tapi juga sering kali dicampur pada minuman teh herbal. Sering digunakan sehari-hari, serai jadi salah satu rempah wajib buat distok di rumah. Menyimpan serai sebagai stok bumbu dapur di rumah nggak bisa sembarangan. Kalau salah menyimpan serai, bisa-bisa kering, serta rasa dan khasiatnya hilang dalam waktu singkat. Seorang warga TikTok asal Malaysia bernama Atiey membagikan triknya dalam menyimpan serai agar tahan lama, lho. Mengintip informasi dari video yang diunggah tersebut, dengan cara ini serai akan tetap segar bahkan sampai dua minggu lamanya, lho. brl/mal

cara menyimpan keris yang benar